SUDAHKAH KALIAN MENGAMALKAN ADAB PERGI KE MASJID?
Ada beberapa adab@sunnah pergi ke masjid yang sangat baik untuk dipraktikkan seperti berikut ini:
1. Pergi dalam keadaan bersugi dan berwudhu dari rumah. Menjauhkan diri dari bau tidak enak pada mulut dan badan, seperti rokok dan bau mulut dari bawang, durian, petai atau yang sewaktu dengannya.
Dalam hadits disebutkan:“Barangsiapa yang makan tanaman ini -iaitu bawang, maka janganlah dia mendekati masjid kami.” (HR. Bukhari no. 853 dan Muslim no. 561).
2. Bagi lelaki, dianjurkan untuk memperbagus diri (khudzu zinaatakum'inda kulli masjidin..)
(QS. Al-A’raf: 31) dan memakai wangi-wangian. Sedangkan wanita dilarang memakai minyak wangi ketika ke masjid dan tidak boleh wanita berhias diri berlebihan ketika keluar rumah.
Inilah yang terlarang dalam ayat (yang ertinya): “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.”
(QS. An-Nur: 31).
3. Membaca doa ketika keluar rumah: (1) BISMILLAHI TAWAKKALTU ‘ALALLAH LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH (artinya: dengan nama Allah, aku bertawakkal pada-Nya, tidak ada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah)
4. Tidak menyela-nyela jari ketika berangkat dari rumah menuju masjid hingga shalat dilaksanakan. Jalan dengan tenang dan tidak tergesa-gesa walau sedang sibuk.
5. Ketika perjalanan menuju masjid, hendaklah membaca doa: “ALLAHUMMAJ'AL FII QOLBIY NUURON, WAJ'AL FII LISAANIY NUURON, WAJ'AL FII SAM'IY NUURON, WAJ'AL FII BASHORIY NUURON, WAJ'AL KHOLFIY NUURON, WA AMAMAAMIY NUURON, WAJ'AL MIN FAWQIY NUURON WA MIN TAHTII NUURON. ALLAHUMMA A'ZHIM LII NUURON.”
[Ya Allah, berikanlah cahaya di hatiku, lisanku, pendengaranku, penglihatanku, di belakangku, di hadapanku, di atasku dan di bawahku. Ya Allah berikanlah aku cahaya]”
(HR. Abu Daud, no. 1353. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
6. Masuk masjid dengan kaki kanan sambil membaca doa: “ALLAHUMMAGHFIR LII DZUNUUBI WAFTAHLII ABWAABA ROHMATIK.”
(Ertinya: Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu).
7. Mengucapkan salam ketika masuk masjid dengan suara yang didengar oleh orang sekitar.Mengerjakan shalat sunnah tahiyyatul masjid dua raka’at. Dalam hadits disebutkan: “Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sampai melakukan shalat dua rakaat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
8. Memilih shaf pertama untuk laki-laki dan memilih shaf sebelah kanan jika mudah.Setelah shalat tahiyatul masjid, duduk menghadap kiblat dan mengisi waktu dengan: (a) membaca Al-Qur’an Al-Karim, (b) membaca dzikir, atau (c) memperbanyak doa kerana doa antara azan dan iqamah adalah di antara doa yang mustajab.
9. Menunggu shalat dan tidak mengganggu orang lain. Orang yang menunggu shalat akan sentiasa mendapat doa para malaikat dan dianggap telah berada dalam shalat.“Jika sudah dikumandangkan iqamah, maka tidak ada shalat kecuali shalat wajib.” (HR. Muslim)
10. Tidaklah keluar dari masjid setelah adzan kecuali orang munafik atau orang yang ada keperluan dan ingin kembali lagi ke masjid.” (HR. Ad-Darimi, hasan)
11. Ketika keluar masjid, keluar dengan kaki kiri lalu membaca doa ketika keluar masjid: "ALLAHUMMAGHFIR LII DZUNUUBI WAFTAHLII ABWABAA FADHLIK.” (Ertinya: Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah padaku pintu karunia-Mu).
Semoga kita mempraktikkannya..Allahu waliyyut taufiq..
No comments:
Post a Comment